Jusuf Kalla cenderung akan didukung oleh pemilih dari Indonesia bagian timur, sementara Hatta Rajasa cenderung didukung oleh pemilih dari Indonesia bagian barat. Jumlah pemilih Indonesia bagian timur hanya sedikit lebih kecil dari pemilih di Indonesia bagian barat.
"Selisihnya hanya sekitar satu jutaan pemilih," kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrat (Sigma), Said Salahudddin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 20/5).
Sementara terkait dengan modal finasial, lanjut Said, pasangan Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta juga relatif berimbang. Hanya saja dalam hitungannya, konglomerat yang mendukung Jokowi-JK lebih banyak daripada yang mendukung Prabowo-Hatta.
Said menilai Jokowi dan Prabowo sama-sama berpeluang memenangkan Pilpres 2014 karena modal yang dimiliki oleh masing-masing kandidat relatif berimbang. Peluang ini dilihat dari sejumlah variabel yang mempengaruhi kemenangan kandidat; Jokowi unggul atas Prabowo untuk sebagian, tetapi untuk sebagian variabel yang lain Prabowo lebih unggul atas Jokowi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: