Jokowi-JK Tak Tersandera Noda Sejarah 98

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 20 Mei 2014, 07:23 WIB
Jokowi-JK Tak Tersandera Noda Sejarah 98
jokowi-jk/rmol
rmol news logo . Seluruh elemen Pemuda Indonesia harus jeli, mencermati serta tidak mudah melupakan sejarah 1998 yang banyak memakan korban, sementara keluarga korban yang masih hidup pun belum mendapatkan keadilan dan kepastian.

Demikian ajakan dari Koalisi Pemuda Kebangsaan. Koalisi ini terdiri dari Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), Gerakan Muda (Gema) Hanura, Liga Mahasiswa Nasdem dan Garda Pemuda Nasdem.

Bagi Koalisi Pemuda Kebangsaan sendiri menilai pasangan Jokowi-JK merupakan salah satu yang mewakili putra-putra terbaik Indonesia yang tidak tersandera oleh noda sejarah bangsa Indonesia yang terjadi dalam perjuangan mahasiswa dan emuda dalam gerakan Reformasi 98.

Koalisi Pemuda Kebangsaan, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 20/5) juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menggunakan hak pilih dalam Pilpres sesuai dengan hati nurani dan menjual suara. Sebab Pilpres kali ini merupakan momentum untuk memilih pemimpin bangsa yang menentukan maju mundurnya bangsa Indonesia dalam dalam tahun ke depan. Koalisi Pemuda Kebangsaan mengajak semua pihak untuk berkomitmen dalam memberantas money politic agar Pilpres bersih sehingga bisa mencetak pemimpin dan pemerintahan yang bersih juga.

Dalam hal korupsi, Koalisi Pemuda Kebangsaan memastikan PDIP, PKB, Nasdem dan Hanura, yang merupakan partai pengusung Jokowi, bukanlah partai yang tidak tersandra oleh kasus-kasus korupsi. Artinya bila nanti terpolih, pasangan Jokowi-JK tidak akan tersandra oleh kepentingan partai koalisi yang terjerat kasus korupsi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA