Rumah Polonia ini merupakan bagian penting dari jejak sejarah Indonesia. Di rumah inilah Presiden RI pertama, Soekarno, sempat tinggal.
"Rumah ini bernilai sejarah karena menjadi bagian dari kehidupan, semangat dan jiwanya perjuangan Bung Karno," kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 19/5).
Saat ini, lanjut Dradjad, di rumah ini ada masjid. Bahkan ada juga beberapa santri yang sudah hafal Al Quran, maupun sedang belajar menjadi penghafal Al Qur-an.
"Ini menjadi simbol perpaduan antara nasionalisme dan Islam yang sangat bermakna dan bernilai sejarah," ungkap Dradjad.
Dalam deklarasi ini akan hadir tokoh empat partai. Yaitu para pengurus dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
[ysa]
BERITA TERKAIT: