Wasekjen Golkar: Hingga Saat Ini ARB Masih Capres Golkar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 13 Mei 2014, 11:51 WIB
Wasekjen Golkar: Hingga Saat Ini ARB Masih Capres Golkar
lalu mara/net
rmol news logo . Hingga saat ini, sebagaimana keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar, Aburizal Bakrie masih sebagai capres Partai Golkar.

"Dan selaku Ketum dan Capres Partai Golkar, Pak ARB taat kepada keputusan organisasi," kata Wasekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 13/5).

Pernyataan Lalu Mara ini terkait informasi dari Denny JA bahwa Golkar dan ARB sudah merapat ke Jokowi. Kata Denny JA, sikap Golkar dan ARB ini akan diputuskan sesuai dengan mekanisme partai.

Lalu Mara menegaskan bahwa selama ini, ARB selalu terbuka menjelaskan komunikasi politik yang sudah dilakukan dengan partai manapun. ARB menjelaskan secara terbuka kepada internal, baik kepada DPD satu provinsi, pimpinan Ormas dan Rapat pleno harian.

Lalu pun menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan ARB, suara Golkar meningkat dibandingkan dengan tahun 2009. Bila dihitung secara persentase, memang suara Golkar tetap 14 persen. Namun bila dihitung dalam perolehan suara, saat ini Golkar dipilih oleh 19,5 juta lebih pemilih, sementara pileg 2009 dipilih oleh sekitar 14 juta pemilih.

"Kan meningkat. Bahwa kursi pada pileg pada 2009 lebih banyak iya, artinya cara menghitungnya itu lebih baik pada pileg yang lalu ketimbang sekarang. Meski suara meningkat 36 persen, tapi dengan cara menghitung seperti saat ini perolehan kursi menurun," ungkap Lalu Mara.

Dengan demikian, lanjut Lalu Mara, bila dilihat capaian suara, atau popular vote, suara Golkar naik 36 persen. Namun fakta bahwa peningkatan suara itu tidak paralel dengan peroleh kursi itu juga benar.

"Artinya, saat menyusun UU Pemilu masalah cara perhitungan suara itu luput dari perhatian kader-kader partai Golkar di DPR," demikian Lalu Mara. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA