Tidak Ada Politik Siti Nurbaya untuk Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 13 Mei 2014, 09:01 WIB
Tidak Ada Politik Siti Nurbaya untuk Jokowi
jokowi/net
rmol news logo . Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan partai-partai pengusung pasti akan membicarakan dengan Jokowi untuk memutuskan sosok pendampingnya.

Sebab siapa pun wapres Jokowi, pasti sosok yang akan bersinergi dengan Jokowi menjalankan roda pemerintah lima tahun ke depan. Apalagi Jokowi dan PDI Perjuangan mau memperkuat istem presidensial untuk menghasilkan pemimpin nasional yang efektif, solid dan kokoh.

"Kami menilai tidak ada Politik Siti Nurbaya alias kawin paksa untuk Jokowi dalam pilpers 2014," kata Koordinator Pro-Jokowi, Budi Arie Setiadi, kepada Rakyat Merdeka Online bebeberapa saat lalu (Selasa, 13/5).

Budi yakin, para elit pendukung Jokowi adalah negarawan yang selalu berpikir  bahwa bangsa ini memerlukan perubahan sejati dan agenda regenerasi harus diwujudkan. Budi juga yakin partai pengusung Jokowi memahami, betapa besarnya harapan rakyat terhadap Jokowi untuk menjalankan agenda Trisakti; mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.

"Karena itu pendamping Jokowi pasti sosok yang mampu menerbitkan harapan baru dan  trengginas," jelas mantan wakil ketua DPD PDI P DKI ini sambil memastikan perubahan besar pasti terjadi dan semua relawan pendukung Jokowi yang bergerak di seluruh Indonesia, siap bahu membahu dan bergotong royong dengan seluruh elemen masyarakat untuk kemenangan Jokowi.

"Kerinduan lahirnya pemimpin rakyat sudah begitu mendalam," pungkas mantan aktivis UI 98 ini. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA