POLLING RMOL

Siapakah yang Pantas Dampingi Jokowi?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 30 April 2014, 07:51 WIB
<i>Siapakah yang Pantas Dampingi Jokowi?</i>
jokowi/net
rmol news logo . Hingga saat ini, belum jelas siapa yang akan menjadi calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Joko Widodo.  PDI Perjuangan sendiri masih menjajaki kerjasama dengan beberapa partai, terutama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setelah dipastikan bekerajasama dengan Partai Nasdem.

Kerja sama, dan bukan koalisi, memang istilah yang berasal dari PDI Perjuangan sendiri. PDI Perjuangan melihat koalisi gemuk yang dibikin SBY selama ini tak efektif.

Dengan ruh gotong royong, kerja sama yang mau dibangun PDI Perjuangan, pun dipastikan tidak akan bagi-bagi kekuasaan. Termasuk soal posisi cawapres.

Maka posisi cawapres akan ditentukan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Jokowi. Tentu keputusan ini tidak mengabaikan masukan dari partai yang mau bekerjasama dan juga masukan dari publik.

Rakyat Merdeka Online kembali menggelar polling terkait dengan hal ini untuk menjaring masukan dari publik, atau paling tidak dari pembaca yang mau dan rela menentukan pilihan. Dalam polling ini, menurut pembaca yang mau menentukan pilihan, siapakah di antara yang sosok yang pantas mendampingi Jokowi.

Secara umum, ada tiga nama yang berasal dari partai politik, satu orang profesional, dan seorang jenderal purnawirawan yang dikenal tidak pernah ikut berpolitik.

Dari partai, atau tokoh partai, ada Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dan Jenderal (Purn) Luhut Panjatan. Akbar Tanjung saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Golkar, Jusuf Kalla adalah mantan Ketua Umum Golkar, sementara Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan adalah anggota Dewan Pertimbangan DPP Golkar.

Sementara dari kalangan profesional ada ekonom senior Rizal Ramli, yang saat ini menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta anggota Panel Ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dari kalangan purnawirawan jenderal yang dikenal tidak pernah ikut berpolitik ada mantan Kepala Staf Angkatan Darat Ryamizard Ryacudu.

Kelima nama-nama itu belakangan ini sering disebut-sebut sebagai cawapres potensial untuk Jokowi.

Anda, pembaca budiman, silakan menentukan pilihan dalam poling yang kami gelar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA