Kali ini, isu itu menerpa Jokowi. Jokowi, menjelang Pilpres ini, disebutkan sebagai penganut Syiah, setelah pada Pilkada DKI lalu sempat juga dikabarkan seorang Nasrani.
Dalam lingkungan akademik dunia Islam secara umum, Syiah bukanlah persoalan. Syiah adalah satu madzhab besar dalam Islam, di antara madzhab lainya. Dalam bidang fikih misalnya, Syiah bertumpu pada padangan Imam Jafar Ash-Shadiq, yang merupakan guru Imam Abu Hanifah dan Imam Malik, yang merupakan dua imam madzhab di kalangan Sunni.
Di beberapa kampus ternama, seperti di Universitas Al Azhar Mesir, pandangan ulama-ulama Syiah masuk dalam kajian akademik. Bahkan Syiah masuk dalam lembaga
Majma al Taqrib Baina Madzhab al Islamiyyah, atau lembaga yang mendekatkan berbagai madzhab dalam Islam.
Namun di Indonesia, persoalan Syiah memang menjadi masalah penting dan kontroversial. Meski beberapa tokoh muslim ternama memastikan Syiah adalah madzhab resmi dalam Islam, namun ada beberapa kelompok Islam di Indonesia yang memasukkan Syiah dalam kategori ajaran sesat.
Karena itulah, di Indonesia, isu Syiah jelas menyudutkan Jokowi dan menebar kebencian pada Jokowi. Terkait dengan hal ini, Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait (Ijabi), KH Jalaluddin Rakhmat, pun akan menggelar jumpa pers, dan memastikan bahwa Jokowi bukanlah Syiah. Jumpa pers ini akan digelar siang ini.
Boleh dikatakan, KH Jalaluddin Rakhmat adalah tokoh Syiah berpengaruh di Indonesia. Kang Jalal, begitu ia disapa, adalah cendekiawan muslim Indonesia yang sering diundang dalam forum-forum internasional, terutama terkait dengan dialog pendekatan antar madzhab dan persatuan Islam.
Kang Jalal, yang menguasai ragam ilmu seperi filsafat, psikologi dan sosiologi, kini dipastikan menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan hasil Pemilu 2014.
Menurut Koordinator Oase, yang juga lembaga Syiah di Indonesia, Emilia Renita AZ, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 25/4), penggunaan isu SARA dalam Pilpres adalah tidak etis dan kekanak-kanakan. Dan apalagi juga, Jokowi bukan Syiah, dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan Syiah.
[ysa]
BERITA TERKAIT: