"Posisi Jokowi yang tidak terlalu kuat semakin membuka peluang meningkatnya partisipasi pemilih dalam Pilpres nanti," kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 12/4).
Selama ini, katanya, muncul pandangan sebagian masyarakat yang mengatakan bahwa pada Pilpres nanti lebih baik memusatkan perhatian pada penyelenggaraan Piala Dunia saja. Sebab sudah dapat diperkirakan Jokowi akan memenangkan Pilpres dalam satu putaran.
Namun, lanjut Said, dengan perolehan suara PDIP yang ternyata tidak dominan dalam Pileg ini, memberi gambaran bahwa Jokowi ternyata tidak terlalu digjaya.
"Nah, ini ada positifnya juga karena memberi harapan penyelenggaraan Pilpres nanti akan muncul iklim persaingan yang kompetitif," demikian Said.
[ysa]
BERITA TERKAIT: