Dari Sisi Apapun, Hatta Rajasa Paling Pantas Jadi Cawapres Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 19 Maret 2014, 15:07 WIB
Dari Sisi Apapun, Hatta Rajasa Paling Pantas Jadi Cawapres Jokowi
hatta rajasa/net
rmol news logo . Ada sejumlah tokoh yang punya kapasitas di bidang ekonomi, dan sangat pantas menjadi cawapres dari Jokowi. Namun di antara tokoh yang muncul itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa dinilai memiliki keunggulan lebih dan bisa melengkapi kekurangan Jokowi.

"Dari sisi representasi partai, Hatta paling berpeluang. Kalau diambil sisi representasi daerah, maka Hatta dan Jusuf Kalla sama-sama memiliki peluang," kata pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandez, beberapa saat lalu (Rabu, 19/3).

Namun menurutnya, Jokowi perlu didampingi oleh sosok yang memiliki gaya yang berbeda dengan dirinya yang easy going, tak terlalu prosedural, dan tak terlalu birokratis. Dalam konteks itu, Jusuf Kalla memiliki kelemahan karena memiliki gaya yang mirip dengan Jokowi.

"Bisa susah nanti. Bisa-bisa nanti ada matahari kembar," imbuh Arya, sambil mengatakan bahwa Hatta juga punya pengalaman lebih karena pernah menduduki setidaknya empat jabatan menteri di tiga periode pemerintahan

"Hatta itu sangat berpengalaman, sehingga dia seksi dan banyak dibidik siapapun," imbuhnya, sambil menekankan bahwa Hatta harus bisa meyakinkan Megawati bahwa tugas cawapres itu memang cocok untuk dia.

Berdasarkan hasil survei Indo Barometer yang bekerjasama dengan Lembaga Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP UI) yang dirilis beberapa hari lalu, Hatta Rajasa dinilai sebagai sosok yang layak menjadi cawapres Jokowi. Hatta, yang bisa merepresentasikan tokoh Islam, berada di puncak elektabilitas tokoh Islam lain  dengan peroleh elektabilitas 16 persen, dan disusul Muhaimin Iskandar (6,2 persen), Yusril Ihza Mahendra (3,7 persen), Suryadharma Ali (2,9 persen), dan M Anis Matta (0,9 persen).

Simulasi Indo Barometer juga menemukan bila pasangan Jokowi-Hatta unggul 34,3 persen dibandingkan Prabowo-Pramono Edhie yang hanya mendapat 15,4 persen, dan pasangan ARB-Muhaimin 12,7 persen, serta Wiranto-Hary Tanoe 10,3 persen.

Terkait dengan kemungkinan duet Jokowi-Hatta, Ketua MPP PAN Amien Rais, pada Jumat lalu (14/3), mengatakan bahwa politik itu memang bersifat dinamis.

"Politik itu kan open handed commodity. Kalau sudah bicara kepentingan nasional, itu kita bicara bukan lagi harus dengan ini dan anti dengan itu," kata Amien, sambil mengatakan  Hatta punya kelebihan sebagai salah satu tokoh nasional yang sudah lama di kancah perpolitikan Tanah Air. Hatta merupakan seorang politisi yang lengkap karena pernah menjadi Ketua Fraksi PAN di DPR, Menteri Keuangan ad interim, Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Perhubungan, Menteri Sekretaris Negara, hingga Menteri Koordinator Perekonomian.

"Saya kira dia bisa get along dengan siapa pun," demikian Hatta. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA