Puan Maharani: Kemenangan PDIP dan Jokowi Amanah Ketua Umum yang Harus Diwujudkan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 19 Maret 2014, 06:10 WIB
Puan Maharani: Kemenangan PDIP dan Jokowi Amanah Ketua Umum yang Harus Diwujudkan<i>!</i>
puan maharani/net
rmol news logo . PDI Perjuangan sudah resmi memiliki capres, yaitu Joko Widodo atau Jokowi. Dan sudah saatnya bagi PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan dalam Pilpres 2014.

Demikian disampaikan Ketua DPP Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan, Puan Maharani, dalam kampanye  di hadapan ribuan rakyat di di lapangan Pacuan Kuda Siborongborong, Tapanuli Utara (Selasa, 18/3).

"Tentu kemenangan itu dapat kita yakini jika kita semua bekerja keras untuk melakaukan sosialisasi dan mengajak seluruh komponen masyarakat daerah ini untuk memenangkan pesta demokrasi tahun ini. Ini amanah dari Ketua Umum PDI P yang harus kita wujudkan bersama. Indonesia hebat," tegas Puan.
 
Dalam kampanye ini Puan didampingi pengurus DPP PDI Perjuangan seperti Bambang Wuryanto, Trimedya Panjaitan, Ahmad Basarah, anggota DPR Sukur Nababan, caleg Junimart Girsang, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Panda Nababan dan Bupati Tapanuli Utara terpilih Nikson Nababan beserta para pengurus kader PDI-P lainnya.
 
Pada kesempatan itu Puan Maharani juga membacakan perintah harian Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Puteri yang berisi surat dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres PDI Perjuangan yang harus didukung penuh dan dimenangkan. Usai menyampaikan berbagai orasi poltiknya, Puan Maharani mengadakan dialog langsung dari podium dengan warga yang hadir memadati lapangan tersebut.
 
Sementara Nikson Nababan,  dalam orasinya politiknya, juga mengajak seluruh masyarakat Taput untuk memenangkan PDI Perjuangan. Pun demikian, Ketua PDI Perjuangan Sumut Panda Nababan menyampaikan, Taput dan umumnya masyarakat Indonesia menginginkan kemakmuran dan kesejahteraan.
 
“Banyak cara yang dibuat untuk mendiskreditkan PDI-P. Dibilang, Jokowi sebagai Gubernur DKI telah meninggalkan tugasnya. Sudah menjadi capres. Jangan dibodoh-bodohi kita. Ketua Umum PDI-P Megawati Soerkarno Puteri tidak mungkin bikin capres boneka,," ujar Panda Nababan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA