"Jangan terpikat dengan caleg atau capres yang sering mengatakan, demi rakyat. Dalam komunikasi juga, semakin kata rakyat disampaikan justru semakin tidak jelas siapa rakyat yang dimaksud," kata Sekjen Suluh Nusantara, Dahroni Agung Prasetyo, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 18/3).
Menurut Agung, cara terbaik memilih pemimpin adalah mengukur keberpihakan dia selama ini kepada rakyat. Juga mengukur kepercayaan dia kepada rakyatnya sendiri.
"Apakah misalnya, mereka punya kesungguhan kepada petani kita untuk menjadi petani handal dan mempercayai produk-produk lokal petani kita? Apakah mereka punya kesungguhan kepada nelayan kita untuk mengelola sumber daya laut kita, dan tidak mengimpor garam dan lain-lainnta? Dan lain-lain," ungkap Agung.
Menurut Agung, model pemimpin yang percaya pada rakyatnya lah yang bisa membawa bangsa ini menjadi makmur dan sejahtera.
"Siapa pemimpin itu? Kita bisa lihat jejak mereka selama berkarier. Jangan sampai 10 tahun ini kasus yang sama akan terulang di pemilu 2014," demikian Agung.
[ysa]
BERITA TERKAIT: