Tak terkecuali dari putera Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra. Perhatian ini dibuktikan Guruh dengan menghadiri diskusi ilmiah situs Gunung Padang di Komplek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jalan Sangkuriang Bandung, siang ini (Jumat, 14/3).
Diskusi ini mengahadirkan beberapa peneliti dari Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) seperti Dr. Danny Hilman, Dr. Akbar Ali, Dr. Andang Bachtiar dan Erick Ridzky. Saat berita ini diturunkan, Dr. Danny Hilman sedang memaparkan tentang siklus bencana dan peradaban.
Sejak Januari tahun 2013, TTRM, yang diinisiasi Staf Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, sudah meneliti lebih lanjut situs pra-sejarah ini. Dalam penelitian yang dipimpin oleh Dr. Danny Hilman Natawidjaja ditemukan bahwa ada struktur geologi tak alamiah di bawah situs ini, dengan hipotesis teknologi canggih zaman purba.
Berbagai metode pun sudah dilakukan. Misalnya dengan penggalian arkeologi maupun survei geolistrik.
Dr. Ali Akbar, yang merupakan arkeolog, menemukan bukti yang mengkonfirmasi hipotesa tim bahwa di bawah tanah Gunung Padang ada struktur bangunan, yang besar kemungkikan dibuat oleh manusia. Struktur bangunan ini disusun batu kolom andesit
Pada awal bulan Maret lalu, SBY, yang mendatangi langsung situs Gunung Padang, mengatakan bahwa situs ini bisa menjadi situs bangunan terbesar prasejarah di dunia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: