"Apalagi Hatta ini cawapres paling potensial, bukan hanya bagi Prabowo, tapi bagi siapa saja," kata kata pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 4/3).
Dalam prediksi Adjie, semua capres yang akan maju dalam Pilpres 2014 adalah mewakili kelompok nasionalis. Karena itu, siapapun membutuhkan pendamping yang bisa mewakili kelompok muslim. Perwakilan kelompok muslim, diakui atau tidak, masih tetap penting dan menjadi alasan pemilih menentukan pilihan.
"Dari sisi ini saja, Hatta unggul," ungkap Adjie.
Keunggulan lain Hatta bagi Prabowo, lanjut Adjie, adalah komposisi Jawa dan non-Jawa. Hatta mewakili kelompok non-Jawa. Dan hal yang tak kalah penting dari keutamaan Hatta adalah pengalaman dan kemampuan teknokratis, dua hal yang sangat dibutuhkan seorang Prabowo bila menjadi presiden.
"Sama pentingnya juga, Hatta merupakan tokoh politik yang nyaris tidak punya musuh dan bisa berkomunikasi dengan siapapun," demikian Adjie.
[ysa]
BERITA TERKAIT: