Salah dan Keliru Bila Gerindra Mau Pasangkan Prabowo dengan Ahok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 04 Maret 2014, 15:10 WIB
Salah dan Keliru Bila Gerindra Mau Pasangkan Prabowo dengan Ahok
ahok/net
rmol news logo . Pemilih Basuki Tjahja Purnama sangat terbatas, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bukan seorang vote getter. Kelompok yang bisa dipastikan akan memilih Basuki hanya kelompok kelas menengah, dan itu pun yang benar-benar well educated.

"Karena itu strategi Gerindra mau memasangkan Ahok dengan Prabowo merupakan strategi yang salah," kata pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 4/3).

Bila strategi ini dilakukan Gerindra hanya karena mau menyaingi PDI Perjuangan yang akan mengusung Jokowi misalnya, lanjut Adjie, ini juga sangat keliru. Sebab tingkat elektabilitas Ahok belum ada apa-apanya dibanding Jokowi.

"Memang ada kelompok yang menilai Ahok ini bagus dan sangat tegas. Tapi elektabilitas Jokowi leading terus. Bahkan dalam Pilkada DKI kemarin, Jokowi akan tetap memang meski tidak berpasangan dengan Ahok," jelas Adjie.

Adjie menyarankan, bila dukungan pada Prabowo mau melimpah, sebaiknya Gerindra mencari kelompok muslim. Sebab diakui atau tidak, pemilih muslim yang masih menentukan berdasarkan kesamaan agama masih tetap ada. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA