"Kapan penjualan buku-buku islam, buku agama, itu naik? Yaitu ketika krisis," ujar JK dalam Pembukaan Islamic Book Fair di Istora Senayan Jakarta, Jumat, (28/2).
Mantan Presiden ini mengungkapkan bahwa masa-masa krisis menjadikan orang ingin mencari jalan alternatif untuk keluar dari masalah. Pertama ada yang memilih untuk mengalihkan fokusnya pada hal-hal yang seksi seperti politik dan ekonomi. Kedua, ada yang memilih untuk melirik dunia keagamaan.
"Makanya, selain buku agama, buku seksi-seksi juga naik penjualannya," ungkap Ketua Umum PMI.
Terlepas dari hal tersebut, JK mengatakan bahwa budaya membaca buku harus terus ditingkatkan. Sebab dengan membaca, sesorang akan menjadi berilmu. Kemudian, orang yang berilmu itu membuat dirinya mulia di hadapan Allah.
"Dengan buku kita punya ilmu pengetahuan, dengan ilmu pengetahuan kita mulia di hadapan Allah swt," pungkas JK dalam rilisnya.
Hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh diantaranya Wamen Kemenag RI Nasaruddin, Ketua BAZNAZ Didin Hafiduddin, Ustad Bachtiar Nasir, ketua Wahdah Islamiyah Zaidun Rasmin, Rektor Univ Paramadina Anies Baswedan, Ketua IKAPI Pusat Lusia Andamdewi dan tokoh Menteri Kebudayaan Malaysia Rais Yatim.
[rus]
BERITA TERKAIT: