"Saya menyerukan dialog dengan anda, Barack Obama, antara partiotik dan revolusioner Venezuela dan Amerika Serikat dan pemerintahannya," kata MAduro seperti dilansir
AFP pada Sabtu (22/2).
Maduro menyerukan agar Obama menerima tantangan ini dengan membahas masalah hubungan kedua negara dalam meja perundingan.
"Terima tantangan dan kita akan memulai dialog tingkat tinggi dan menempatkan kejujuran di meja," kata Maduro kepada jurnalis asing.
Maduro juga menyebut bahwa dirinya bersedia mengangkat kembali seorang duta besar Venezuela untuk ditempatkan di Amerika Serikat.
"(Amerika Serikat) telah memberikan lampu hijau untuk menggulingkan pemeintahan yang saya pimpin," kata Maduro sambil menyerukan agar Obama menunjukkan bahwa ia dapat melakukan perubahan kebijakan setidaknya di Amerika Latin dan Karibia.
Seruan Maduro tersebut muncul setelah terjadi eskalasi gelombang protes anti pemeirntahan di Venezuela.
Pemerintahan Maduro menyebut bahwa Amerika Serikat telah melakukan intervensi dalam protes tersebut dengan tujuan untuk menggulingkan Maduro dari kursi presiden. Tudingan tersebut muncul setelah sejumlah diplomat Amerika Serikat diduga memberikan bantuan dan pendanaan bagi pemuda dan pelajar agar menggelar aksi demo di jalanan Venezuela. Hal itu menyebabkan tiga diplomat Amerika Serikat diusir dari Venezuela awal minggu ini.
Maduro juga menuding bahwa tokoh sentral oposisi yang menggerakkan massa, Leopoldo Lopez telah didukung Amerika Serikat. Lopez telah menyerahkan diri pada Selasa (18/2) dan ditahan di penjara militer Venezuela.
Gelombang protes yang berujung pada tindak kekerasan yang telah berlangsung hampir tiga minggu di Venezuela mayoritas diisi oleh pemuda dan pelajar. Hingga hari Jumat (21/2) telah menewaskan delapan orang, melukai setidaknya 137 orang, dan menahan 100 orang yang dianggap bertanggungjawab atas kekerasan yang terjadi. Protes menyerukan agar pemerintah bertanggung jawab atas memburuknya kondisi ekonomi, meralelanya kejahatan, meningkatnya korupsi dan berkurangnya prospek pekerjaan di Venezuela.
[ysa]
BERITA TERKAIT: