"Dan kalau disebutkan batas usianya, justru itu seakan-akan masih memakai pola pikir dikotomi tua-muda. Dikotomi tua-muda ini tentu tidak revelan, sebab bisa jadi yang tua lebih mampu" kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 11/2).
Pernyataan Asep ini terkait dengan batas usia yang disampaikan presiden ketiga BJ Habibie dalam sebuah talkshow di
Metrotv. Habibie mengatakan bahwa salah satu kriteria ideal untuk memimpin bangsa ini adalah soal usia. Usia yang ideal di matanya adalah di antara 40-60 tahun.
Bagi Asep, semangat yang ingin disampaikan Habibie ini adalah regenerasi kepemimpinan. Namun sekali lagi, ini bukan syarat mutlak.
"Usia muda hanya nilai lebih saja. Nilai lebih karena bisa dinilai lebih fresh, lebih berani, dan tidak punya beban dengan masa lalu," demikian Asep.
[ysa]
BERITA TERKAIT: