Misteri Lingkaran di Dasar Laut Baltik Akhirnya Terpecahkan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 04 Februari 2014, 06:37 WIB
Misteri Lingkaran di Dasar Laut Baltik Akhirnya Terpecahkan</i>!</i>
rmol news logo Sudah lima tahun terakhir sejumlah ahli berusaha memecahkan misteri sejumlah lingkaran di Laut Baltik.

Disebutkan, lingkaran-lingkaran itu pertama kali disaksikan seorang turis yang mengunjungi Pulau Mon, Denmark, di tahun 2008.

Lingkaran-lingkaran di dasar laut dangkal Pulau Mon itu terbilang cukup besar. Beberapa di antaranya memiliki diameter hingga 50 kaki.

Sejumlah dugaan berkembang. Ada yang mengira lingkaran-lingkaran itu adalah bekas ledakan bom ketika Perang Dunia Kedua. Ada juga memperkirakan lingkaran-lingkaran itu adalah tanda yang ditinggalkan makhluk asing dari luar angkasa yang mengunjungi bumi.

Los Angeles Times melaporkan sejumlah peneliti telah melakukan riset mendalam terhadap lingkaran-lingkaran itu, dan berhasil memecahkan misterinya.

Dua ahli biologi Marianne Holmer dari University of Southern Denmark dan Jens Borum dari the University of Copenhagen, termasuk dalam kelompok peneliti lingkaran Laut Baltik itu.

Menurut penelitian keduanya, lingkaran-lingkaran itu adalah sejenis rumput laut yang disebut rumput belut (eelgrass) yang tumbuh tidak sempurna seperti biasanya.

Pertumbuhan rumput dengan nama latin Zostera marina itu terganggu lumpur yang mengandung belerang.

Akibatnya, bagian tengah rumput belut yang biasanya tumbuh datar perlahan-lahan mati, menyisakan rumput di bagian luar. Proses ini lama kelamaan membuat rumput belut itu berbentuk lingkaran. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA