"Dia (Ahok) kader setia," ujar Suhardi kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 3/1).
Hal ini ditegaskan Suhardi menanggapi isu kedekatan Ahok dengan PDI Perjuangan.
Awal bulan Desember lalu, seperti diketahui Ahok dan Jokowi dijamu makam malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Bertepatan perayaan Natal pada 25 Desember 2013, ketiganya kembali bertemu di rumah Ahok, Jakarta Utara.
Suhardi memandang wajar jika Ahok sebagai pejabat pulik dekat dengan semua partai, termasuk PDI Perjuangan.
"Sebagai pejabat eksekutif, Ahok harus merangkul semua pihak," terangnya.
Ia juga tak mau menangapi pernyataan Ahok belum lama ini yang siap bersanding dengan Jokowi di Pilpres 2014 jika ditunjuk Gerindra.
"Nggak ada masalah, itu kan dinamika. Lagian capres kita sudah bulat ke Pak Prabowo Subianto apalagi yang menentukan capres adalah Gerindra," tegas Suhardi sembari menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi Ahok yang menyatakan siap nyapres termasuk keluar dari Partai Gerindra.
[wid]
BERITA TERKAIT: