Gitar tersebut hanya dipajang oleh KPK di acara lelang tersebut. Tujuannya adalah menjadi contoh bagi pejabat agar tidak sembarangan menerima gratifikasi. Bagaimana bila ternyata KPK ingin memuseumkan gitar tersebut? Apakah Jokowi akan kecewa?
"Ya saya ikhlas saja. Kalau memang itu KPK memutuskan seperti itu, ya harus diterima," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).
Jokowi mengaku pasrah bila KPK memang memutuskan gitar tersebut tidak akan dijual. Namun, bila KPK memutuskan untuk melelang gitar pemberian dari band favoritnya tersebut, Jokowi mengaku siap ikut jadi peserta lelang.
"Ya itu terserah KPK, kalau dilelang seneng-senang saja, saya kan bisa ikut. Tapi kalau KPK memutuskan untuk di museumkan saya senang-senang saja," ucapnya.
Seolah ingin menutup kekecewaannya, Jokowi pun mengungkapkan bila apapun keputusan KPK akan diturutinya.
"Saya itu kan apapun keputusannya tetap senang.
Di sini senang, di sana senang, dimana-mana hati ku senang," lanjut mantan Walikota Surakarta itu sambil tertawa.
[rus]
BERITA TERKAIT: