DKI Juara Umum Karate Piala Mendikbud

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 22 November 2013, 22:22 WIB
rmol news logo TIM karate DKI Jakarta tampil mendominasi dan menjadi juara umum Kejuaraan Karate Piala Mendikbud VI/2013 di Ball Room Bela International Hotel, Ternate, Jumat malam (22/11). Mereka memastikan predikat itu setelah merebut 15 medali emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu, dari 25 medali emas yang diperebutkan.

Tim DKI memang pergi ke Ternate dengan penuh kepercayaan diri. Apalagi, sebelum itu mereka juga menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Piala Mendagri di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu.

Langkah DKI Jakarta menjadi juara umum sendiri sebetulnya sudah terlihat sejak pertandingan hari kedua, Kamis (20/11). Saat itu, tim asuhan Pelatih Kepala Rita Sagala ini mampu mengumpulkan  11 medali emas. Mereka unggul tujuh medali emas atas Inkai yang mengoleksi empat medali emas pada kejuaraan yang diikuti 362 atlet dari 9 perguruan dan 17 pengprov Forki se-Indonesia itu.

Hebatnya, konsistensi tim karate DKI Jakarta yang diperkuat 44 karateka itu bertahan sampai pertandingan hari terakhir kemarin. Tak pelak, mereka kembali menjadi yang terbaik pada kejuaraan yang mempertandingkan tiga kategori usia, yakni usia dini (8-9 tahun), prapemula (10-11), dan pemula (12-13 tahun). Mereka unggul 10 medali emas atas Inkai yang akhirnya menempati posisi runner-up dengan 5 medali emas, 8 perak, dan 10 perunggu.  Sementara posisi ketiga diisi tim karate Shotokai dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Bahkan, DKI juga merebut predikat best of the best pemula lewat M. Fahreza. Sedangkan best of the best putri menjadi milik karateka Inkai Maslikah Surani.

"Ini tim terbaik DKI yang kami turunkan. Kami yakin mereka akan menjadi atlet nasional di masa depan," ujar Rita yang juga Kabid Binpres Forki DKI Jakarta.

Senada dengan Rita, Sekretaris Umum Pengprov DKI Jakarta Tommy Firman menambahkan bahwa tim yang dikirimnya ke Ternate, memang The Dream Team. Karena itu, sejak awal dia optimistis DKI bisa menjadi yang terbaik di ajang ini.

"Kesuksesan ini adalah hasil dari perjuangan, doa, dan kerja sama tim. Saya ikuti mereka sejak menjalani pelatda. Mereka luar biasa. Begitu pula dukungan orangtua sangat kuat, sehingga mampu memacu motivasi para karateka menjadi yang terbaik,"ujar Tommy. "Saya optimistis mereka akan menjadi bagian tim nasional masa depan," tambahnya.

Potensi para juara Piala Mendikbud mengisi skuad tim pelatnas di masa depan memang sangat terbuka lebar. Sebab, PB Forki memang hanya akan merekrut karateka berprestasi untuk diproyeksikan ke level lebih tinggi. Dan, itu sudah sesuai dengan pola pembinaan Forki yang menerapkan sistem tujuh lapis mulai usia dini, prapemula, pemula, kadet (14-15 tahun), junior (16-17), under-21 (18-20), dan senior (18 ke atas).

Jadi, sangat mungkin para juara Piala Mendikbud tersebut akan mengisi formasi tim pelatnas masa depan. Apalagi, Forki juga banyak program yang bisa menampung itu. Salah satunya, Kejuaraan Dunia WKF Kadet dan Junior di Indonesia pada 2015. Kemungkinan besar mereka yang akan menjadi bagian tim pelatnas kejuaraan dunia adalah para karateka terbaik dari Kejuaraan Piala Mendagri dan Piala Mendikbud 2013. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA