Dewan Pers: Media Cetak Paling Banyak Dilaporkan Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 19 Oktober 2013, 07:48 WIB
Dewan Pers: Media Cetak Paling Banyak Dilaporkan Publik
ilustrasi/net
rmol news logo . Sepanjang tahun 2012, media cetak mendapat rekor paling banyak diadukan oleh masyarakat ke Dewan Pers. Pengaduan dilakukan lantaran media itu melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam memberitakan.

Begitu dikatakan Ketua Homisi Hukum Dewan Pers, Stanley Adi Prasetyo, saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi dan Diskusi Jurnalis dalam Pemberitaan yang Berperspektif Perlindungan Saksi dan Korban, di Kawasan Ancol, Jakarta (Jumat, 18/10).

"Media cetak mendapatkan aduan terbanyak dari berbagai kalangan. 328 pengaduan," kata dia.

Di urutan kedua, lanjut dia, ada media online. Tercatat, ada 90 aduan yang diterima dewan pers untuk media online. Rata-rata ada tiga poin utama penyebab dari laporan pengaduan masyarakat tersebut. Pertama, pemberitaan yang tidak berimbang. Selanjutnya, tidak disertakannya konfirmasi dari pihak terkait dalam pemberitaaan.

"Dan terakhir berita opini yang menghakimi," sambung bekas anggota Komnas HAM ini. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA