"Maka
benefit atau
value yang didapat dari industri-industri besar tersebut masih semu," kata anggota Komisi Keuangan DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ecky Awal Mucharam, beberapa saat lalu (Senin, 14/10).
Selain itu juga, lanjut Ecky, Indonesia masih sulit mendapatkan bahan baku. Sehingga Indonesia harus impor bahan baku masih dari luar.
"Maka invasi industri yang dilakukan oleh orang-orang asing ke Indonesia terkesan hanya ingin mendapatkan
manpower yang murah dan ingin mendapatkan pasarnya saja di Indonesia," ungkap Ecky, mengingatkan pemerintah.
Ecky memberi contoh dalam industr otomotif. Bila mau blusukkan, maka akan ditemui fakta bahwa industry otomotif semuanya dipegang oleh pihak luar.
"Kalaupun ada industri menengah yang ditempelkan ke
main industrinya paling hitungannya masih sedikit sekali," demikian Ecky.
[ysa]
BERITA TERKAIT: