Menteri Azwar: Panitia CPNS Jangan Macam-macam!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 25 September 2013, 12:10 WIB
Menteri Azwar: Panitia CPNS Jangan Macam-macam<i>!</i>
azwar abubakar/net
rmol news logo Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB),  Azwar Abubakar selaku Ketua Tim Pengarah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2013 meminta agar seluruh Panselnas bekerja dan berjalan sebagai satu tim, bukan hanya tempel nama.

Permintaan itu disampaikan Azwar Abubakar saat penendatanganan Pakta Integritas untuk menyatukan tekad menyukseskan seleksi penerimaan CPNS tahun 2013 di kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Jakarta, Selasa (24/9). Pimpinan instansi yang menandatangani Pakta Integritas itu adalah Ketua Pelaksana Nasional Panselnas Eko Soetrisno yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ketua Tim Konsorsium 10 PTN Ainun Na’im, Ketua Tim Pengawas Mardiasmo yang juga Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ketua Tim Audit Teknologi Marzan A. Iskandar yang juga Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Ketua Tim Pengaman Soal Djoko Setiadi yang juga Kepala lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Koordinator Distribusi dan Pengumpulan LJK Sulardi (Deputi BKN), Koordinator Pengolahan Hasil Test Yulina Setiawati (Deputi BKN).

"Untuk melawan calo, kita harus bergandengan tangan dengan semua pihak, mulai BPPT, Kemendikbud, konsorsium 10 PTN, Lemsaneg, Polri, BIN, BPKP, Ombudsman, ICW, dan media massa," tegas Azwar dalam acara yang dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan master soal tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB) untuk seleksi CPNS pelamar umum dan honorer kategori 2 (K-2) tahun 2013 itu.

Azwar menegaskan, pekerjaan melaksanakan seleksi CPNS 2013 ini merupakan tugas kebangsaan. Ia mengibaratkan tugas ini seperti memilih bibit pohon meranti atau jati yang harus dipastikan tidak ada virus, lurus, batangnya bagus agar 30 tahun mendatang menghasilkan kayu yang bagus, tidak bolong, dan tidak sekadar menjadi kayu bakar.

"Saya selalu cerewet untuk mengatur agar terjadi perubahan. Menambah keyakinan muda mudi supaya tidak ada permainan, dan berharap akan ada efek positif yang bisa didapat," ujar Azwar seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kebinet RI.

Ia juga berharap ada komitmen dari seluruh anggota panitia seleksi nasional, dan tidak berpikir untuk macam-macam. "Dan harus cek and ricek, karena pihak yang mengganggu memiliki kekuatan besar sekali. Kita ini sedang meluruskan perjalanan NKRI, untuk meraih kembali kepercayaan anak bangsa. Buktikan dengan kerja keras, cerdas," demikian Azwar Abubakar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA