Ajakan itu akan dia sampaikan setelah dirinya resmi menjabat Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika.
"Jabatan kita setahun lagi. Dan sebagian dari kalian (anggota Komisi III DPR) masih dicalonkan. Mau menang menjadi dua periode? Aku mohon disiplin tetap dijaga, kerja keras dan mau belajar terus sebagai wakil rakyat. DPR tugasnya bikin UU, anggaran dan pengawasan. Kerja baik ya, aku ketua kalian," ujar Ruhut saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 24/9).
Makanya, dalam waktu sisa setahun ini jangan sampai bolos. "Sidang Paripurna itu jam 10. Tapi baru kuorum jam 11-12 siang. Itukan fakta. Nanti aku ajak mereka (jangan bolos)," ungkap Ruhut.
Selain itu, sebagai Ketua, Ruhut juga akan mengayomi anak buahnya. Namun, dia menegaskan, tidak bisa membantu kalau anak buahnya itu memang terbukti bersalah secara hukum.
"Tak ada gading yang tak rentak. Aku ketua kalian. Kalau ada masalah, persoalan besar kita kecilkan, yang kecil kita hilangkan. Tapi jujur kalau memang ada kalian disorot kaitan dengan KY. Jangan diam-diam. Soalnya ada kamera kalian terima duit. Bagaimana saya mau belanya. Mesti gitu dong ke anak buah," jelas Ruhut.
Pasalnya, Ruhut tidak bisa kompromi kalau sudah terkait dengan masalah hukum. Hal itu sudah dibuktikannya di Partai Demokrat.
"Aku sudah buktikan. Jangankan dalam komisi, dalam partai aku saja aku lakukan. Aku sudah minta legowo. Tapi tidak mau. Tapi setelah Ketemu dua alat bukti, dicopotkan? Aku tidak main-main dengan hukum," demikian Ruhut yang merujuk pada Anas Urbaningrum yang mundur terkait kasus Hambalang.
[zul]
BERITA TERKAIT: