Banser Akan Tangkap Perusak Makam Cucu Sultan HB VI Bila Polisi Tak Bertindak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 18 September 2013, 07:50 WIB
Banser Akan Tangkap Perusak Makam Cucu Sultan HB VI Bila Polisi Tak Bertindak
ilustrasi/net
rmol news logo . Anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser akan mencari dan menangkap pelaku perusakan makam Kyai Ageng Prawiro Purbo, di Dusun Taunan, Kelurahan Semaki, Umbulharjo,Yogyakarta. Hal itu akan dilakukan bila Polri tidak menindak dan tidak menangkap pelaku perusakan  makam cucu Sri Sultan Hamengku Buwono VI itu.

Demikian disampaikan Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 18/9).

Sebagai organisasi kepemudaan dan keagamaan berhaluan Ahlu al-Sunnah wa al-Jamaah di Indonesia, lanjut Nusro, PP GP Ansor juga mengintruksikan kepada seluruh kader agar menjaga amaliyah dan tradisi yang baik, yang sudah melembaga di masyarakat, termasuk berziarah ke makam para auliya dan para wali.

"Mau dikatakan syirik mau kafir, itu urusan kami dengan Allah. Tidak usah urus keyakinan keagamaan orang lain. Perusakan ini tidak bisa dibiarkan. Lama-lama maulid gak boleh, ziarah gak boleh. Mau jadi apa negara ini? Polisi harus melindungi hak-hak warga negara. Tidak boleh ada yang memaksakan kehendak," tegas Nusron.

Senin malam (16/9), sekelompok orang merusak makam Kyai Ageng Prawiro Purbo. Di nisan makam itu ada bekas pukulan benda keras, dan cungkupnya dirobohkan. Sedangkan sekitar makam ada tulisan "Haram Syirik" dari cat pilox. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA