Ketum GP Ansor: Tangkap Perusak Makam Cucu Sultan HB VI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 18 September 2013, 06:34 WIB
Ketum GP Ansor: Tangkap Perusak Makam Cucu Sultan HB VI
nusron wahid/net
rmol news logo . Sekelompok orang, Senin malam (16/9), merusak makam Kyai Ageng Prawiro Purbo, di Dusun Taunan, Kelurahan Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta.

Di nisan makam cucu Sri Sultan Hamengku Buwono VI itu ada bekas pukulan benda keras, dan cungkupnya dirobohkan. Sedangkan sekitar makam ada tulisan "Haram Syirik" dari cat semprot.

Atas perusakan ini, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid, mendesak Polri untuk segera menangkap pelakunya. Dan perusakan makam ini merupakan warning bagi umat Islam Indonesia, apalagi dengan mengusir para peziarahnya.

"Itu tindakan yang anti Pancasila dan melanggar hukum. Polisi wajib menangkap pelaku tindakan perusakan situs-situs sejarah," tegas Nusron kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 18/9).

Menurut Nusron, masalah ziarah ke makam merupakan masalah keyakinan keagamaan dengan dasar dalil naqli (nash) atau aqli (rasional). Dan semua aliran keagamaan memiliki dasar pemahaman dan nash yang diyakini. Bila pun ada sekelompok orang yang tidak setuju dengan ziarah, maka cukup tidak perlu ikut, dan bukan malah merusak keyakinan orang lain.

"Tidak usah merusak makam apalagi dengan mengusir orang yang sedang berziarah," demikian Nusron. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA