Pengakuan Jenderal Pramono Didukung SBY Blunder

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 10 September 2013, 09:58 WIB
Pengakuan Jenderal Pramono Didukung SBY Blunder
PRAMONO EDHIE WIBOWO/net
rmol news logo Mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo sebaiknya tidak perlu terbuka mengungkapkan bahwa dirinya didukung keluarga Presiden SBY dalam konvensi Pembina Partai Demokrat. Semua orang juga tahu Cikeas akan mendukungnya karena punya hubungan kekeluargaan.

"Bahwa dia dekat dengan keluarga SBY sudah faktual. Sudah diketahui semua orang. Jadi tidak harus terbuka," ujar pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 10/9).

Menurut Gun Gun, pengakuan itu justru bisa menjadi bumerang kalau dimaksudkan sebagai strategi pemenangan. Bahkan, penjelasan dia kemarin dalam jumpa pers itu bisa menjadi batu sandungan memenangkan konvensi.

"Dalam konteks kekininan, di tengah terpuruknya popularitas SBY, itu bisa menjadi batu sumbatan. Kareba nanti (pengakuan itu) bisa dipandang buruk. Publik bisa mengidentikkan Pramono power rujukan dari keluarga SBY. Pramono Edhie subordinasi atau kepanjangan tangan dari Kekuasaan Cikeas," jelasnya.

Lebih dari itu, menurut Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute yang juga pengajar komunikasi politik UIN Jakarta ini, jauh lebih positif kalau anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu menunjukkan kapasitas dirinya dibanding merengkuh kekuatan orang lain. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA