"Saya senang dia jujur," ujar Hayono saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 10/9).
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini juga menganggap wajar kalau mantan KSAD itu didukung keluarga, yang kebetulan juga pendiri Partai Demokrat.
"Ya pastilah (didukung). Setiap (seseorang) maju ke satu arena perjuangan pasti didukung keluarga," imbuh Hayono Isman.
Namun, Hayono menepis anggapan pengamat bahwa penegasan Pramono Edhie itu semakin memperjelas bahwa pemenangnya adalah ipar SBY tersebut. Sementara 10 peserta lainnya hanya penggembira.
"Jelas itu tidak betul. Tidak benar. Konvensi ini terbuka dan profesional. Oleh karena itu, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama (untuk menang). Nanti tergantung publik yang memutuskan siapa terbaik. Mari kita dukung komite konvensi melaksanakan dengan sebaik-sebaiknya," demikian mantan Menpora ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: