SURVEI LKP

Megawati-Jokowi Dibayang-bayangi Wiranto-Hary Tanoe

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 03 September 2013, 07:10 WIB
Megawati-Jokowi Dibayang-bayangi Wiranto-Hary Tanoe
lkp/net
rmol news logo . Tingkat Pengenalan publik terhadap Deklarasi Wiranto-Hary Tanoe (WIN-HT) sebagai capres yang diusung Hanura, jauh mengalahkan tingkat popularitas Konvensi Demokrat. Bila tingkat pengenalan publik Deklrasi WIN-HT mencapai 77,6 persen, tingkat pengenalan publik pada Konvensi Demokrat cuma 40,6 persen.

Bahkan, berdasarkan temuan Lembaga Klimatologi Politik (LKP), tingkat pengenalan publik terhadap Deklarasi WIN-HT membuat elektabilitas Partai Hanura terdongkrak. Elektabilitas Partai Hanura yang pada survei LKP bulan Mei 2013 baru sebesar 6,3 persen, dalam survei kali ini meroket menjadi 10,9 persen.   Partai Hanura kini bersaing ketat dengan Partai Gerindra memperebutkan posisi ketiga dan keempat dalam ranking elektabilitas partai menjelang Pemilu 2014.

Demikian disampaikan CEO Lembaga Klimatologi Politik (LKP), Usman Rachman, dalam rilis survei yang disampaikan pada redaksi, Senin malam (2/9). Survei ini digelar pada 12-18 Agustus 2013 dengan melibatkan 450 responden yang diambil dari 33 provinsi. Survei dilakukan melalui metode multi-stage random sampling, dengan margin of error plus minus 4,6 persen dan level of confidence atau tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan telepon dengan responden dan berpedoman pada kuesioner.

Selain mendongkrak elektabilitas Partai Hanura, lanjut Usman, Deklarasi WIN-HT juga mengangkat posisi Wiranto dalam persaingan capres menuju Pemilu 2014. Menurut temuan LKP kali ini, elektabilitas Wiranto sebagai capres telah mencapai 18,5 persen. Wiranto berhasil melewati tingkat keterpilihan Prabowo Subianto namun masih berada di bawah Joko Widodo

"Dalam survei LKP kali ini, Gubernur DKI Jokowi tetap menjadi capres terfavorit pilihan publik. Sebanyak 19,6 persen publik mengaku akan memilih Jokowi sebagai presiden jika Pilpres dilaksanakan hari ini," ungkap Usman.

Popularitas cawapres Partai Hanura Harry Tanoesudibyo (HT) juga, lanjutnya, terdongkrak oleh popularitas Deklarasi WIN-HT. Jika pada survei LKP bulan Mei 2013 publik yang mengaku mengenal atau mendengar nama HT masih di bawah 45 persen, pada survei LKP kali ini melonjak menjadi 72,6 persen.

Dampak lain dari peristiwa Deklarasi WIN-HT adalah melambungnya elektabilitas pasangan WIN-HT menghadapi Pemilu 2014. Menurut temuan LKP, jika Pilpres dilaksanakan hari ini, pasangan WIN-HT bersaing ketat dengan pasangan Megawati-Jokowi. Sebanyak 30,7 persen publik mengaku akan memilih pasangan Megawati-Jokowi dan 30,4 persen akan memilih pasangan WIN-HT.

"Pasangan Prabowo-Hatta Rajasa berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 19,8 persen, disusul pasangan ARB-Pramono Edie Wibowo dengan elektabilitas 6,9 persen. Sebanyak 12,2 persen menjawab belum punya pilihan," demikian Usman. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA