POLEMIK MISS WORD

ICMI Muda Pertanyakan Batas Toleransi Hary Tanoe

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 27 Agustus 2013, 15:26 WIB
ICMI Muda Pertanyakan Batas Toleransi Hary Tanoe
hary tanoe/net
rmol news logo . Entah apa motif MNC Group di bawah komando Hary Tanaesudibjo menggelar acara Miss Word 2013 di Jakarta dan Bali. Namun yang pasti, dengan pagelaran ini Hary Tanoe seakan-akan menutup mata dan tak peduli dengan komposisi penduduk Indonesia yang mayorits muslim.

Demikian disampaikan salah seorang pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)-Muda, Dahroni Agung Praseyto, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 27/8).

"Bila alasannya mempromosikan dunia pariwisata, apa benar akan mendongkrak popularitas pariwisata Indonesia. Bukannya masih banyak cara mendongkrak pariwisata untuk tanpa harus menyelenggarakan acara yang banyak ditentang umat muslim," tegas Dahroni.

Menurut Agung, motif ekonomi pun tidak relevan. Sebab dipastikan acara ini sama sekali tidak berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat banyak, kecuali segelintir elit saja.

"Maka itu kami mempertanyakan komitmen Hari Tanoe dan MNC dalam toleransi kepada ummat muslim di Indonesia untuk lebih menghargai pandangan umat Islam, dan tidak hanya mementingkan kepentingan bisnis belaka," demikian Agung. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA