Dalam kunjungan ke Jatim hari ini, Menko Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid, DR Rizal Ramli, mengunjungi Kapolda Jatim, Irjen Unggung Cahyono di Mapolda Jatim, Surabaya. Ketua Aliansi Rakyat Untuk Perubahan itu mengimbau agar kepolisian bersikap netral.
"Sebagai bhayangkari negara, polisi harus netral dari politik. Melihat ada potensi kecurangan dalam Pilkada Jatim, meminta Kepolisian untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum," kata Rizal Ramli kepada wartawan usai berkunjung ke Mapolda Jatim, Rabu (21/8).
Dia mengatakan Jatim provinsi penting kedua di Indonesia. Namun bila bercermin dari pelaksanaan pilkada 2008, tingkat kecurangan dan praktek demokrasinya nomer dua dari bawah setelah Papua. Untuk itu dia mengingatkan agar penyelenggara Pilgub Jatim bisa menjalankan pemilihan yang jujur, adil dan profesional.
"Pemimpin yang hebat dan amanah hanya lahir dari proses pemilu yang berlangsung jujur dan adil," tegasnya.
Menyorot stikerisasi di formulir C1 oleh KPU Jatim yang hanya diberlakukan pada pasangan Khofifah-Herman, Rizal Ramli mengatakan hal itu menunjukan ketidaksetaraan dan dikhawatirkan menjadi peluang kecurangan.
"Jangan sampai terjadi crime by omission," katanya mengingatkan.
Merespon imbauan Rizal Ramli, Kapolda Jatim Irjen Unggung Cahyono berjanji untuk bersikap netral dan mengawasi Pilkada Gubernur Jatim secara adil.
[dem]
BERITA TERKAIT: