"Roda politik memang sedang berputar," ujar board of advisor Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jeffrie Geovanie (Kamis, 25/7).
Menurutnya, kemenangan PDIP tersebut tak lepas dari sosok fenomenal Joko Widodo dan tangan dingin Megawati Soekarnoputri yang mengelola partai tersebut.
Makanya, PDIP dan Jokowi memiliki posisi paling enak pada Pemilihan Presiden 2014 yang akan datang. Sementara, pengambil keputusan pentingnya adalah Megawati.
"Megawati bisa saja memasangkan Jokowi dengan Ginandjar Kartasasmita bila tujuannya membangun koalisi yang kuat bersama Golkar pasca Munas 2015," sambung Jeffrie.
"Jokowi bisa juga dipasangkan dengan Gita Wirjawan bila tujuannya adalah rekonsiliasi PDIP dan Demokrat. Bisa juga Jokowi dengan Rusdi Kirana, dengan Din Syamsuddin, atau dengan Jusuf Kalla misalnya," imbuh Jeffrie.
Banyaknya pilihan-pilihan tersebut karena memang sulit untuk tidak mengatakan bahwa 2014 adalah momentum kemenangan besar buat PDIP dengan figur kuatnya yang fenomenal Jokowi dan dengan dingin dikelola oleh Megawati.
"Jadi sangat wajar sekali sekarang ini semua tokoh mulai mendekati Megawati," demikian Jeffrie.
[zul]
BERITA TERKAIT: