"Kinerja keduanya tentu akan terganggu dan masyarakat yang paling dirugikan," kata Ketua Badan Pelaksana LBH Keadilan, Abdul Hamim Jauzie, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 24/7).
Karena itu, kata Hamin, LBH Keadilan meminta Atut-Rano untuk duduk bersama dan mencari mencari jalan keluar atas ketidakharmonisan tersebut. Petinggi Golkar dan PDI Perjuangan juga harus turut mendorong Atut-Rano untuk memimpin hingga akhir masa kepemimpinannya.
"Agar peristiwa serupa tidak terulang di masa yang akan datang, diperlukan pembagian tugas yang jelas dan tertuang di atas kertas," ungkap Hamim.
Namun demikian, lanjut Hamim, bila Rano sudah bulat berencana mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur Banten, maka LBH Keadilan berpendapat sebaiknya Rano segera menyatakan sikapnya secara resmi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: