PILPRES 2014

Walikota Solo Curiga Ada Maksud di Balik Tawaran Partai Lain pada Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 18 Juli 2013, 06:34 WIB
Walikota Solo Curiga Ada Maksud di Balik Tawaran Partai Lain pada Jokowi
Hadi Rudyatmo/net
rmol news logo . Hingga saat ini, sebagaimana terekam dari berbagai hasil survei, nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, masih berada di puncak elektabilitas.

Maka banyak yang percaya, bila Joko Widodo benar-benar maju dalam pilpres, maka semua bakal capres yang selama ini sudah mendeklarasikan diri akan digilas habis. Tak heran, beberapa partai mulai melirik mantan Walikota Solo ini.

Menanggapi hal ini, sebagai sesama rekan partai dan juga sahabat, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku sudah mengingatkan Joko Widodo agar hati-hati.

"Sebagai teman, saya sudah kontak Mas Jokowi untuk bisa menahan diri untuk tidak berkomentar dulu," kata Hadi Rudyatmo di sela-sela tahlilal ke-40 Hari almarhum Taufiq Kiemas, di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Rabu malam (17/7).

Namun demikian, Hadi Rudyatmo percaya bahwa Joko Widodo adalah kader partai yang sangat loyal. Joko Widodo pasti tahu bagaimana seharusnya bersikap.

"Kita harus introspeksi bila partai lain mau gaet kader kita. Berarti itu ada apa-apanya," ungkap Hadi Rudyatmo dengan penuh kecurigaan.

Dan soal pilpres ini, lanjutnya, PDI Perjuangan masih menunggu hasil Pileg. PDI Perjuangan berharap dapat 25 persen kursi di parlemen.

"Soal capresnya itu kita serahkan kepada Ibu (Megawati) sebagaimana mekanisme partai," demikian Hadi Rudyatmo. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA