Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan mengungkapkan itu saat memberikan kuliah umum "Revitalisasi Produk Dalam Negeri dalam Perspektif Kemimpinan Nasional 2014" di hadapan sekitar 5.000 mahasiswa di Universitas Negeri Manado (Unima), Selasa (18/6).
Gita mengutip sedikit tentang Psy yang bisa membuat seluruh dunia ber-gangnam style mengikuti gayanya. Fenomena ini harus bisa diikuti Indonesia dalam menjadi kekuatan ekonomi yang besar di dunia.
"Psy itu orangnya biasa dan tidak ganteng, tapi melalui gaya tariannya, dia menjadi perhatian dunia. Indonesia harus menjadi seperti ini dalam perekonomian dunia. Melalui dunia digital ini kita bisa memperkenalkan semua keunggulan sumber daya, produk, dan apapun yang kita miliki," ujarnya.
Dikatakannya, Indonesia harus mampu menciptakan keunggulan yang mendunia seperti Gangnam Style. Untuk itu Indonesia perlu membangun kekuatan nasional di berbagai lini agar mampu menjadi negara yang kokoh dari segi ekonomi, politik dan budaya.
Gita menyampaikan beberapa proyeksi perekonomian Indonesia khususnya dari sektor perdagangan. Gita mengakui sampai saat ini Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, Cina, India dan beberapa negara lainnya.
Saat ini Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke-15 di dunia dengan nilai Rp. 10.000 triliun tahun lalu. Jika diakumulasi perekonomian Indonesia dari tahun 2012 hingga 20 tahun ke depan nilainya dapat mencapai Rp. 600.000 triliun. Dengan konsumsi domestik yang mencapai 60 persen, potensi pasar domestik Indonesia sangat besar.
"Diproyeksikan Indonesia mampu menjadi 7 besar dunia pada tahun 2030," ujar Gita yang didampingi Wakil Gubernur Sulut, Dr. Johari Kansil dan Rektor Unima Rektor Unima, Prof Dr Ph EA Tuerah MSi DEA,
Gita juga menyorot lemahnya inovasi kita dengan hanya mampu menghasilkan 500 hak paten per tahun. Bandingkan dengan Jepang yang memiliki 60 ribu hak paten di seluruh aspek. Lalu Gita menantang setiap universitas untuk mampu menciptakan 500 hak paten termasuk perguruan tinggi di Manado. "Sebab hak paten mencerminkan intelektual bangsa, dan dalam hal ini Indonesia harus terus berupaya meningkatkan hal tersebut," katanya.
Di sela-sela kunkernya di Manado, Gita menyempatkan diri menghadiri rapat koordinasi Ormas Barindo di Hotel Lion, Manado. Acara ini dihadiri oleh pengurus Barindo se-Indonesia Timur. Ketua Umum PBSI ini juga menyempatkan diri membuka Kejuaran Bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional Sulawesi Open yang bertempat di Gelanggang Olah Raga Ari Lasut, Kayuwatu, Manado.
Ditanya wartawan seusai acara, Gita menegaskan kesiapannya untuk maju dalam pemilihan presiden 2014."Jika diperkenan saya siap," jawab GW.
[zul]
BERITA TERKAIT: