Politikus PAN Siap Perjuangkan Aspirasi Kader PPP di Dapil Jateng 3

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 14 Juni 2013, 22:45 WIB
Politikus PAN Siap Perjuangkan Aspirasi Kader PPP di Dapil Jateng 3
rmol news logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) termasuk satu dari empat partai yang keikusertaannya di daerah pemilihan (Dapil) tertentu dieliminir Komisi Pemilihan Umum. Partai berlambang kabah itu dipastikan tidak ikut bertarung di dapil Jawa Barat 2 dan Jawa Tengah 3.

Untuk Jateng 3 disebabkan salah satu bacalegnya, Ainul Mardhiyah tidak lolos verifikasi akhir karena KTP-nya sudah kadaluarsa. Karena itu, KPU mencoret politikus wanita PPP tersebut. Pencoretan itu membuat PPP tidak memenuhi 30 persen perempuan di dapil tersebut. Implikasinya, delapan bacaleg PPP di dapil tersebut semuanya dicoret.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Kuntum Basa mengaku turut prihatin atas pencoretan nama-nama caleg PPP tersebut. "Selaku caleg DPR RI dari dapil yang sama, tentu saya turut prihatin dengan apa yang dialami PPP. Karena ini berdampak sistemik terhadap kader-kader PPP," ujar Kuntum (Jumat, 14/6).

Meski begitu, Kuntum mengingatkan kader-kader PPP di dapil Jateng 3 tidak berkecil hati. Ketua Umum DPP Garda Muda Nasional ini mengajak kader PPP berjuang bersama dengan PAN.

"Harapan saya selaku caleg DPR RI, janganlah kader-kader ka'bah kecewa dengan tidak diikutsertakannya PPP di pemilu mendatang. Insya Allah kami siap memperjuangkan aspirasi kader-kader PPP. PAN dan PPP seperti saudara kandung yang tidak bisa terpisahkan," ungkap Kuntum.

"Karena PAN adalah Partai Amanat Nahdliyyin. Apalagi saya sendiri adalah Ketua Umum DPP Garda Muda Nahdliyyin," kata Kuntum memplesetkan kepanjangan GMN, sayap PAN yang ia pimpin, sambil tersenyum. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA