Memalukan, Jangan Pilih Ibas Jadi Anggota DPR Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 22 Februari 2013, 10:40 WIB
Memalukan, Jangan Pilih Ibas Jadi Anggota DPR Lagi
ibas
rmol news logo Keputusan Edhi Baskoro Yudhoyono mundur dari keanggotaan DPR terus menjadi sorotan meski waktu itu dia berdalih untuk konsen mengurus partainya. Ibas, panggilan putra bungsu SBY itu dinilai tidak amanah karena mengabaikan janji yang pernah dia sampaikan kepada konstituennya saat kampanye Pemilihan Legislatif 2009 lalu.

"Dia kan sudah berjanji kepada pemilihnya dengan program begini, melakukan ini tapi dia mundur di tengah jalan. Dia itu kan paling tinggi suaranya di antara 560 anggota DPR. Dan mundurnya juga memalukan kan, karena ketahuan menitip absen itu," ujar pengamat sosial-politik Fadjroel Rachman kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 22/1).

Nah, yang membuat mantan aktivis ITB ini bertambah heran, Ibas malah akan maju lagi dalam Pileg 2014 mendatang. Menurut Fadjroel, orang yang tidak amanah mestinya tidak usah lagi maju. Karena itu, dia mengimbau rakyat Indonesia untuk tidak memilih Sekjen DPP Partai Demokrat itu lagi.

"Mereka (Demokrat) mendorong karena Ibas ini pengumpul suara paling banyak. Tapi tidak etis mereka menyodorkan calon yang tidak amanah," ungkap Fadjroel lagi.

Yang lebih lucu lagi, sambung Fadjroel, SBY juga mengimbau semua Anggota DPR dari Partai Demokrat maju lagi.

"Itu kan sama saja SBY ini mendelegitimasi DPR dong. Kan banyak anggota Demokrat yang terkena korupsi, tidak hadir dan segala macam. Jadi ada upaya menurut saya menghancurkan DPR dan partai politk," tandasnya.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA