"Mekanisme pemilihan presiden kali ini agak berbeda dengan biasanya," jelas Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid kepada
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 1/2).
Biasanya, pemilihan digelar dalam rapat Majelis Syuro yang dihadiri 99 anggotanya.
Namun, karena Majelis Syuro sidangnya secara reguler per enam bulan sekali, pemilihan presiden baru PKS dilakukan Badan Pekerja Majelis Syuro, yang terdiri dari Ketua Majelis Syuro, Ketua Dewan Syariah, Ketua Majelis Pertimbangan Partai, Sekjen dan Bendahara Umum DPP PKS.
Tapi, tak hanya Badan Pekerja Majelis Syuro, rapat pemilihan diperluas dengan melibatkan Ketua-Ketua DPP PKS dan anggota MPP.
"Rapat digelar menyikapi kemunduran diri Pak Luthfi, memilih siapa presiden yang baru. Itu sudah dilakukan. Agak beda memang karena sekali lagi ini kondisi force majeure. Makanya keputusan diambil diambil cepat," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: