Presiden SBY memastikan roda pemerintahan yang ia nakhodai saat ini tetap fokus bekerja meski suasana politik kian dinamis setahun jelang Pemilihan Umum 2014 mendatang. Apalagi dia sudah punya pengalaman pada akhir periode pertama kepemimpinannya jelang Pemilu 2009 lalu.
"Saya akan benar-benar fokus. Pengalaman tahun 2008-2009 dulu, meskipun ada Pemilihan Umum, pada prinsipnya, tugas-tugas saya menjalankan roda pemerintahan, waktu itu berjalan baik dan akan saya ulangi lagi," kata Presiden dalam acara Mata Najwa yang disiarkan Metro TV tadi malam (Rabu, 3/1).
Tak hanya itu, sambung Presiden, menteri-menteri yang berasal partai politik juga akan ia monitor agar tetap fokus bekerja menjalankan tugas kementerian. Dia akan mengingatkan, kalau ada menteri yang lebih sibuk urus partai dibanding kerja di pemerintahan.
"Yang penting bagi jajaran pemerintahan yang berasal dari partai politik baik di pusat maupun di daerah, meski pun tentu juga menjalankan tugas politik, tugas pemilu itu, tapi fokusnya, prioritas, dan konsentrasinya harus tetap menjalankan roda pemerintahan," tegasnya.
"Kita punya program. Akan kita lihat, akan kita ukur. Mana kala ada yang tidak baik, akan saya berikan peringatan agar kembali menjalankan tugas pokoknya melayani rakyat," demikian Presiden dalam acara bertajuk Demam Politik 2013 tersebut.
Pemerintahan SBY-Boediono saat ini diperkuat enam partai pendukungnya pada Pilpres 2009 lalu. Yaitu, Demokrat (5 menteri), Golkar (3 menteri), PKS (3 menteri), PAN (3 menteri) PPP (2 menteri), dan PKB (2 menteri). [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: