Rakyat Indonesia tengah membutuhkan pemimpin yang tidak sombong dan mampu berkomunikasi secara rendah hati. Pemimpin yang sombong tidak membumi dan hanya menyandarkan diri pada pencitraan.Demikian disampaikan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Faisal Andri Mahrawa, ketika berbicara dalam diskusi bertema "Menyambungkan Demokrasi dan Kesejahteraan" di Grand Aston City Hall di Medan, Sabtu siang (15/12).
Diskusi tersebut digelar MedanBagus.Com dalam rangka peluncuran Teguh Democracy School. Selain Faisal, pembicara lain dalam diskusi itu adalah mantan Menko Perekonomian dan ekonom senior DR. Rizal Ramli.
Menurut Faisal, selain merindukan pemimpin yang tidak sombong, rakyat juga merindukan pemimpin yang sederhana dan bisa diteladani.
"Selain tentu saja bangsa ini membutuhkan pemimpin yang punya visi untuk mempercepat kemakmuran, serta memiliki track record yang baik," ujar Faisal.
Faisal juga menyampaikan, bangsa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat untuk menggerakkan potensi bangsa yang besar dan plural agar mampu maju setara bersama.
"Untuk Indonesia yang lebih baik, kita membutuhkan pemimpin yang menginspirasi bukan diktator serta sadar keindonesiaan," demikian Faisal. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: