Kepala Daerah atau pejabat yang melakukan nikah siri bukan hanya dilakukan Bupati Garut, Aceng HM Fikri. Banyak pejabat dari pusat sampai daerah diyakini juga melakukan hal yang sama.
"Semua pejabat, tidak hanya kepala daerah. Ada polisi, tentara, jaksa, gubernur, menteri," ujar politisi senior Permadi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 6/12).
Dia mengungkapkan fenomena nikah siri ini terjadi karena memang jaman sudah edan. Siapa yang nggak ikut edan, tidak akan kebagian. Ditambah, proses rekruitmen pemimpin saat ini amburadul. "Rekruitmen pejabatnya amburadul. Ada yang pakai ijazah palsu, ada yang nyuap," ungkapnya.
Bekas anggota Komisi I DPR ini mengaku tidak punya bukti atas apa yang ia sampaikan di atas. Tapi paranormal ini yakin, nikah siri bukan hanya dilakukan Bupati Aceng. "Saya tidak perlu membuktikan. Silakan saja. Suka-suka mereka kok," imbuhnya.
Karena itu dia yakin hukuman dari Allah akan diberikan kepada para pejabat tersebut. "Tunggu saja azab Gusti Allah. Mereka boleh sewenang-wenang, sombong, angkuh, seperti Bupati Garut, silakan. Tapi tunggu azab dari Gusti Allah," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: