Memasuki bulan Desember 2012 pola kerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki T. Purnama masih terlihat belum fokus. Yang terlihat menonjol justru improvisasi penuh kejutan seperti saat mereka sedang kampanye. Demikian penilaian pengamat masalah perkotaan Rico Sinaga yang diterima redaksi Sabtu siang ini (1/12).
Karena tidak fokus, warga Jakarta yang berharap banyak pada Jokowi dan Ahok, sebut Rico Sinaga, mulai memperlihatkan kekecewaan. Rasa kecewa ini sudah semakin sering ditumpahkan dalam pembicaraan sehari-hari di kalangan masyarakat.
Rico yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) ini pun menyoroti sejumlah program yang agaknya terbengkalai.
Misalnya, pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) masih tidak jelas. Juga penolakan terhadap rencana pembangunan jalan tol layang tanpa solusi alternatif. Lalu konsep pembangunan kampung apung juga masih kabur.
Sementara pembinaan dan penataan personel pegawai Pemprov DKI Jakarta juga tak jelas. Di sisi lain Ahok justru gemar mengancam dan mengunggah kegiatan di Youtube yang seringkali menimbulkan kesalahpahaman. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.