Muhammadiyah Masih Terjebak Rutinitas!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 19 November 2012, 08:48 WIB
Muhammadiyah Masih Terjebak Rutinitas<i>!</i>
amirsyah tambunan
rmol news logo Kiprah Muhammadiyah dalam dunia pendidikan dan kesehatan tak usah diragukan. Sudah ratusan lembaga sekolah dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi dan juga rumah sakit yang didirikan.

Tak hanya itu, lembaga keuangan untuk pemberdayaan masyarakat juga sudah dikerjakan. Karena memang, hal ini sudah dirintis oleh pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahkan sejak awal.

Tapi, sayangnya, kata aktivis Muhammadiyah Amirsyah Tambunan, menginjak 100 tahun usia Muhammadiyah dalam kalender masehi dan 103 tahun versi penanggalan hijriah, Muhammadiyah masih terjebak dalam rutinitas.

"Muhammadiyah belum mampu melahirkan terobosan-terobosan dalam bidang amal usaha dan metode menyampaikan dakwah amar maruf nahi munkar," kata Amirsyah kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 19/11) .

Dia mengungkapkan, saat ini sedang terjadi revolusi besar  dalam hal komunikasi dan media.

"Tapi pertanyaannya, dimana kepeloporan Muhammadiyah tentang media terutama media dakwah yang disegani oleh rakyat Indonesia dan dunia internasional. Muhammadiyah harus punya media yang disegani," tandas pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA