Hujan Belum Mencapai Puncak, Banjir dan Longsor Sudah Menghantam Beberapa Daerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 19 November 2012, 08:25 WIB
Hujan Belum Mencapai Puncak, Banjir dan Longsor Sudah Menghantam Beberapa Daerah
ilustrasi
rmol news logo Meski hujan belum mencapai puncaknya, tetapi banjir dan longsor sudah terjadi di beberapa wilayah.

Tercatat Sejak Sabtu (17/11) hingga hari ini, banjir terjadi di Bengkulu, Sumatera Selatan, Pandeglang, Sukabumi, Jakarta, dan Bandung.

Longsor terjadi di Kampung Sungapan, Desa Sadu, Soreang Bandung pada Minggu (18/11) pukul 20.00 WIB. Longsor akibat hujan deras yang terjadi sebelumnya. Tak hanya itu, penggalian pasir di atas bukit juga berpengaruh terhadap longsor.

"4 bangunan tertimpa longsor yang digunakan untuk tambal ban, tukang las dan pedagang batu," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima pagi ini (Senin, 19/11).

Longsor itu menimbun jalan provinsi sepanjang 100 meter. Akibatnya jalur Soreang-Ciwidey-Bandung macet total.

"Saat ini masih ada 2 orang tertimbun longsor yaitu Rostini (30 tahun) dan Tresna Asih Siti (9). Evakuasi korban masih berlangsung hingga pagi ini.  Satu orang selamat yaitu Muhamad Rosianwar (12)," jelas Sutopo.

BPBD Jabar sendiri sudah dilokasi sejak kemarin malam. Saat ini evakuasi masih dilakukan. "2 escavator dan 6 dump truck sudah dikerahkan sejak dini hari. Tapi material longsor yang dibersihkan baru sekitar 15 meter dari 100 meter.

Sutopo menambahkan longsor juga terjadi di Desa Kelapa Nunggal, Kelapa Nunggal, Sukabumi pada Minggu sore (18/11). Satu rumah rusak berat tertimpa longsor. Tidak ada korban jiwa.

Sementara di Kampung Kumbang Kampil, Sukaresmi, Pandeglang Banten, banjir terjadi pada Sabtu (17/11) pukul 16 WWIB. Ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Tidak ada korban jiwa. 200 rumah terendam, 1 rumah hanyut milik Ayi Kamis Ganda (75 tahun). 400 ha sawah terendam banjir. "BPBD Pandeglang telah melakukan penanganan darurat. Bantuan diberikan kepada korban," jelasnya.

Banjir juga terjadi di Kota Bengkulu pada Sabtu (17/11) pukul 20 WIB yang menggenangi 11 kelurahan yaitu Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Semarang,Penurunan, Nusa Indah, Kebun Tebeng, Sawah Lebar, Surabaya, Berkas dan Benting. Ratusan rumah terendam banjir hingga 1,5 meter. Banjir akibat hujan deras dan buruknya drainase. "BPBD Kota Bengkulu menyiapkan bantuan permakanan, obat-obatan dan dapur umum," sambungnya.

Hujan deras yang terjadi pada Minggu (18/11) juga menyebabkan banjir di sebagian Jakarta dan Sukabumi, Jawa Barat. Di Jakarta puluhan rumah di lima RT di Rawajati Pancoran Jaksel dan Cawang Jaktim akibat luapan Sungai Ciliwung. Beberapa ruas jalan di Jakarta seperti Cempaka Putih, Petamburan, Tomang, dan lainnya juga terjadi banjir. Buruknya drainase perkotaan menyebabkan banjir di beberapa lokasi.

Sedangkan di Sukabumi, banjir terjadi di Kelurahan Sukarya, Wurudoyong, Sukabumi, Jabar. Puluhan rumah terendam banjir dan satu rumah terseret banjir. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA