Menteri Syarief Hasan Dukung Gerakan 23 PTN/PTS se- Jawa Timur

Tumbuhkan Wirausahawan Berbasis Koperasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Rabu, 24 Oktober 2012, 19:32 WIB
Menteri Syarief Hasan Dukung Gerakan 23 PTN/PTS se- Jawa Timur
Syarief Hasan
rmol news logo Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mendukung gerakan 23 PTN/PTS se-Jawa Timur untuk menumbuhkan "Local Wisdom Entrepreneurship" (Wirausaha Berbasis Koperasi/Kearifan Lokal).

"Saya bangga, gerakan PTN/PTS yang dimotori Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya itu merupakan yang pertama di Indonesia," katanya saat membuka seminar Wirausaha Berbasis Koperasi di kampus Unitomo, Surabaya, Rabu (24/10)

Dalam kesempatan itu, Menkop juga menerima naskah deklarasi 23 PTN/PTS se-Jatim tentang gerakan "Wirausaha Berbasis Koperasi" yang dirintis sejumlah PTS pada 7 Juli 2011, lalu didukung ITS dan IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Gerakan yang akhirnya menjalin kerja sama dengan Dekopin Jatim dan Kementerian Koperasi dan UKM itu bertujuan melatih mahasiswa berwirausaha berbasis koperasi serta memasukkan mata kuliah koperasi pada semua jurusan.

Menurut Menkop, deklarasi PTN/PTS di Jatim itu menunjukkan komitmen dalam menumbuhkan kewirausahaan yang rasionya saat ini masih mencapai 1,56 persen wirausahawan dari jumlah penduduk dan ditargetkan menjadi dua persen pada 2013.

"Lebih dari itu, PTN/PTS se-Jatim mampu membaca peluang usaha yang ada saat ini, sebab kapasitas pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian sudah meningkat, terbukti APBN pada tahun 2009 masih Rp430 trilun, tapi APBN 2012 sudah senilai Rp1.435 triliun," katanya.

Dengan begitu, kemampuan pemerintah memberikan subsisi, termasuk kepada UKM, juga meningkat, kemudian kondisi pasar atau iklim usaha juga membaik dari 4,6 persen pada tahun 2009 menjadi 6,4 persen pada tahun 2012.

"Apalagi, di Jatim juga ada sejumlah koperasi terbaik seperti Koperasi Pesantren Sidogiri (Pasuruan), bahkan ada juga nominasi koperasi berskala internasional seperti Koperasi Warga Semen Gresik. Nanti, Koperasi Mahasiswa terbaik juga harus dari sini," katanya, disambut applaus hadirin.

Dalam acara yang juga dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu, Menkop menawari Rektor Unitomo Dr Ulul Albab untuk menyeleksi 10 mahasiswa yang akan diberi bantuan modal Rp25 juta/mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda.

Sementara itu, Wagub Jatim H Saifullah Yusuf menyebut koperasi dan UKM memiliki peran signifikan di Jatim, karena 54 persen dari PDRB Jatim itu disumbang koperasi dan UKM.

"Jadi, kalau tidak ada koperasi atau UKM, maka Jatim bisa bangkrut, karena itu gerakan PTN/PTS se-Jatim itu penting didukung untuk mencetak sarjana terdidik yang bukan pengangguran, namun menjadi wirausahawan," katanya.

Setelah membuka seminar dan menerima naskah deklarasi gerakan "Wirausaha Berbasis Koperasi" itu, Menkop bersama Wali Kota Surabaya meninjau 50 lokasi semi permanen untuk pedagang kaki lima (PKL) di sisi timur kampus Unitomo. [ant/dzk]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA