Terobosan politik tokoh perubahan nasional DR. Rizal Ramli menjadikan Partai Kedaulatan sebagai kendaraan politik menghadapi pemilihan 2014 dinilai sebagai langkah maju.
Karena selama ini DR. Rizal dikenal sebagai tokoh independen, yang tak punya partai. "Ini langkah maju," ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargen kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 28/8).
Soal kenapa memilih Partai Kedaulatan, menurut Boni, hal itu menunjukkan konsistensi sikap mantan Menko Perekonomian tersebut. "Menurut saya itu hanya sebuah konsistensi sikap bahwa dia ingin tetap berpihak pada yang kecil," nilai Boni.
Namun, pada sisi lain, Boni memandang, secara teknis, tetap saja pemilihan Partai Kedaulatan tidak akan menguntungkan bagi DR Rizal kalau ingin maju pada pemilihan presiden 2014 menggunakan partai itu. Karena dia pesimis partai tersebut bisa meraup 20 persen kursi di parlemen atau 25 persen suara nasional, yang menjadi syarat partai mengajukan calon.
Tapi, kalau Mahkamah Konstitusi mengabulkan rencana gugatan uji materi syarat capres, hal itu tentu akan menjadi jalan lurus buat DR Rizal.
"Itu sangat menarik. Itu akan memberikan jalan lebar bagi Bang Rizal. Karena ganjalan dia hanya soal teknis saja. Secara kualitatif, dia sudah punya semuanya untuk menjadi presiden atau calon presiden. Kita berharap minggu depan partai (yang mendukungnya) bertambah," demikian Boni. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: