Presiden SBY boleh saja mengklarifikasi bahwa pertemuan di Istana pada 9 Oktober 2008 yang dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan penegak hukum adalah membahas antisipasi krisis ekonomi agar tidak terulang seperti pada tahun 1998 lalu, dan tidak menyinggung soal bailout Bank Century.
Sejalan dengan itu, mantan Ketua KPK Antasari Azhar juga sah-sah saja sudah menegaskan bahwa dia tidak menyebut rapat tersebut membahas masalah penggolontoran dana talangan kepada Bank Century.
Tapi, yang menjadi pertanyaan publik sampai saat ini adalah kenapa SBY tidak melibatkan Jusuf Kalla, yang saat ini menjawab sebagai wakil presiden. Padahal, SBY sedang membahas masalah penting.
"Yang kita perlukan (jawaban) kenapa tidak melibatkan Wakil Presiden membahas masalah segenting itu," ujar aktivis anti korupsi Adhie Massardi kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 20/8).
Menurut Adhie tindakan SBY itu jelas tidak etis. Karena itu, menurutnya, DPR perlu mengajukan interpelasi kepada Presiden untuk menanyakan kenapa wapres tak dilibatkan. "Atau DPR mengawali dengan bertanya kepada Jusuf Kalla apakah menerima undangan atau tidak. Dan dia tahu tidak pertemuan itu," ungkap Adhie. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: