Partai Amanat Nasional menyiapkan sedikitnya 200 unit bus AC untuk memberangkatkan 5000 pemudik ke seluruh pelosok di Pulau Jawa pada tanggal 15 Agustus 2012. Untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada para pemudik itu, PAN telah menyiapkan 50 Posko untuk mendukung program Mudik Gratis tersebut.
Posko-posko yang tersebar di sepanjang rute mudik tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang memungkinkan pemudik untuk tetap bugar dan ceria selama dalam perjalanan.
Beberapa fasilitas yang disediakan antara lain: tempat istirahat, tempat menyusui, pijat refleksi, P3K, hidangan rakyat, toilet dan bengkel darurat. Bahkan, di 7 posko utama akan diselenggarakan pembagian sembako gratis yang akan dilakukan secara serentak pada tanggal 17 Agustus 2012.
Ketua Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan DPP PAN Hafizs Tohir menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari wujud komitmen PAN untuk Merakyat, yaitu menunaikan amanat rakyat.
"Tahun ini memang terasa lebih istimewa dibanding tahun sebelumnya. Selain rute yang kami layanani lebih banyak dan bus-nya kami tambah menjadi 200 unit, para pemudik juga akan merayakan hari kemerdekaan RI di perjalanan,†kata Hafizs Tohir.
Hal itu ia sampaikan dalam konferensi di kantor DPP PAN yang baru Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan (Kamis, 9/8). Turut hadir dalam jumpa pers itu juga anggota Fraksi PAN DPR-RI, HM Bakri dan Ketua Umum DPP Penengak Amanat Reformasi Rakyat (PARRA) Indonesia, Rusli Halim.
Keberadaan 50 Posko Mudik yang nantinya akan ditangani oleh PARRA Indonesia ini, organisasi sayap PAN, diharapkan bisa mendukung perjalanan yang benar-benar aman dan nyaman. "Posko Mudik PAN Merakyat 2012 ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan pemudik," jelas Rusli, yang juga mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah ini.
Hafidz melanjutkan, berbagai upaya terus dilakukan PAN untuk meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.
Misalnya, melalui Program MAPAN (Maju Bersama PAN), sudah berhasil mencetak ribuan wirausahawan muda di banyak provinsi. Mereka adalah pelajar SMA dan mahasiswa Perguruan Tinggi. Kemudian, melalui Pasar Anak Negeri, pihaknya membina dan mendorong para pelaku usaha kecil menengah untuk terus maju dan mandiri.
"Sekarang, melalui mudik gratis, kami ingin berbagi untuk memudahkan saudara-saudara kita pulang ke kampung halamannya guna merayakan lebaran bersama keluarga," kata Hafisz. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: