Pemerintah Harus Segera Atasi Gejolak Harga Kedelai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 26 Juli 2012, 20:10 WIB
Pemerintah Harus Segera Atasi Gejolak Harga Kedelai
ilustrasi
rmol news logo Tingginya harga kedelai telah membuat produsen tahu dan tempe berhenti berproduksi. Hal ini tentu membuat denyut ekonomi masyarakat terganggu. 

Karena itu, pemerintah harus segera mengatasi gejolak harga kedelai agar perajin tahu dan tempe kembali berproduksi.

"Salah satunya dengan cara menjaga stok kedelai dan melakukan operasi pasar sehingga tidak terjadi fluktuasi harga komoditas tersebut," ujar Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 26/7).

Saleh mengungkapkan, tahu dan tempe merupakan lauk pauk utama sebagian besar masyarakat terutama yang di Pulau Jawa.

"Apalagi di bulan puasa ini tingkat konsumsi tahu tempe meningkat dengan sendirinya permitaan akan kedelai juga meningkat. Karena itu, jangan sampai harga kedelai ini dipermainkan oleh para broker nakal untuk mencari keuntungan sesaat," katanya mengingatkan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA